Terima Kasih Telah Menjadi Bagian Temu Inklusi #5

Terima Kasih Telah Menjadi Bagian Temu Inklusi #5

Dukung Kota Probolinggo Ramah Difabel, PPDiS Gelar FGD Perwali Bahas Peta Jalan Inklusi

Kota Probolinggo—Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS) kembali menggelar Focus Group Discussion terkait penyusun Peraturan Wali Kota Probolinggo tentang Peta Jalan Menuju Kota Probolinggo Inklusif Ramah Disabilitas. Diskusi ini dihadiri oleh Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Bagian Hukum, dan Forum Sahabat Disabilitas Kota Probolinggo. Kegiatan digelar pada Jumat, 14 Maret 2025 di Orin Hall, Jl. DI Panjaitan No. 1A, Sukabumi, Kota Probolinggo.


Yanuar Puji Sulistyo dari Bappeda Litbang membuka acara diskusi dengan memaparkan secara singkat urgensi kegiatan FGD sebagai rangkaian dari  penyusunan rancangan peraturan wali kota tentang Peta Jalan yang rampung disusun tahun 2024 kemarin. Peta Jalan sendiri adalah dokumen strategis yang menguraikan tujuan, langkah, dan jadwal untuk mencapai tujuan tertentu yang di dalam hal ini adalah kota inklusif ramah disabilitas.


Kegiatan FGD dipandu oleh Faizul Mubarak. Diskusi dimulai dari menelaah bab per bab dan pasal per pasal yang ada di dalam rancangan peraturan wali kota. Diskusi berjalan interaktif dengan dialog dua arah dengan peserta diskusi. Achsan Jamalurrusid, S.T., M.T. Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Litbang Kota Probolinggo menyoroti ruang lingkup yang harus definitif ditentukan di dalam peraturan yang sedang disusun. Hal senada juga diutarakan oleh Anita, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo. 


Salah satu anggota Forum Sahabat Disabilitas Kota Probolinggo menyampaikan pandangannya tentang rancangan peraturan wali kota yang sedang dibahas/Achmad Maulana Setiansyah


Forum Sahabat Disabilitas Kota Probolinggo yang diwakili oleh Ery Hatni Murti Susilowati memberi beberapa masukan terkait penguatan pemantauan dan evaluasi implementasi peta jalan. Ia menambahkan perlunya sebuah tim guna memonitor pelaksanaan dokumen perencanaan ini sekaligus pelibatan difabel di dalamnya.


Acara yang didukung oleh Disability Rights Fund ini selesai pukul 12.00 WIB dengan menghasilkan beberapa tindak lanjut. Forum Sahabat Disabilitas Kota Probolinggo berharap rancangan peraturan ini kiranya bisa segera disahkan agar dokumen perencanaan yang berbentuk peta jalan mendapatkan legitimasi lebih kuat di dalam implementasinya.



Reporter: Trio Fajar Kurniawan

Penulis: Trio Fajar Kurniawan 

Editor: Ahmad Faiz


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.